Masa depan kendaraan bermotor perlahan mulai beralih ke era ramah lingkungan, termasuk masa depan sportscar serta supercar. Ini bukan hanya bualan belaka, bukan sekedar mobil prototipe yang terlalu canggih sehingga terkesan mustahil untuk diproduksi massal. Bagi Bayerische Motoren Werke (BMW), mobil sport sudah saatnya beralih ke efisiensi dan ramah lingkungan, dan mereka mewujudkannya dengan melahirkan i8.

BMW i8 adalah mobil plug-in hybrid bertampang futuristis yang sudah diproduksi massal. BMW mampu mewujudkan versi produksi i8 yang tak jauh berbeda dengan versi prototipe-nya. Ini adalah masa depan mobil sport BMW, jika sebelumnya BMW M adalah ‘most powerfull letter in the world’, bukan tidak mungkin BMW i menjadi huruf selanjutnya yang powerful tapi ramah lingkungan.

BMW Indonesia pun memboyong BMW i8 ke Tanah Air dan sudah melakukan penjualan sejak Agustus 2016 lalu. Kini, unit BMW i8 sudah berada di depan saya untuk diuji. Kesan pertama saat berjumpa dengan sportscar ramah lingkungan ini adalah betapa indah lekuk tubuhnya, tampilannya tajam dengan desain yang futuristis.

Eksterior BMW i8

Desain eksterior aerodinamis dan modern, seperti yang ditunjukkan dari desain bodi belakang, antara atap dan lampu belakang terdapat celah lekukan menggantung yang berfungsi untuk mengurangi hambatan angin. Tampilan depannya masih mencirikan sebuah BMW dengan grille-nya yang khas. Lampu utama dan belakang menggunakan sudah menggunakan full LED sebagai standar. Tubuhnya sendiri sudah mengadopsi carbon-fibre-reinforced plastic (CFRP) yang ringan namun kuat. Tak heran bobotnya hanya 1.485 kg.

Interior BMW i8

Di dalam kabin, Anda akan disuguhkan dengan nuansa layaknya berada di dalam sebuah supercar. hampir seluruh bagian kabin diwarnai nuansa biru yang memang menjadi identitas BMW i series. Posisi duduk rendah dengan jok bucket yang berlapis kulit yang disamak menggunakan ekstrak buah zaitun. Ya, BMW pun memikirkan hingga ke dalam kabin agar semua bagian dari mobil ini ramah lingkungan.

Panel instrumen hadir dengan garis datar menunjukkan lebarnya interior i8. Sementara dashboard dan panel tengah dibikin dengan struktur layering agar menimbulkan kesan bertingkat. Di konsol tengah terdapat tombol sistem hiburan iDrive, tombol start/stop dan juga tombol eDrive serta mode berkendara. Layar hiburan lengkap dengan navigasi berukuran 10,25 inci melengkapi fitur di dalam kabin.

Pintu i8 menggunakan model bukaan gulwing, dan untuk masuk ke dalam kabin pun Anda harus meletakkan badan terlebih dahulu baru kemudian kaki. Sedikit merepotkan, tapi itulah konsekuensi yang harus diterima bagi pemilik mobil sport. Posisi duduknya memang rendah namun tetap nyaman.

Mesin dan Performa BMW i8

Begitu menyalakan mesin, tidak terdengar apa-apa, hanya layar panel instrument sudah menyala. Ini berarti baterai yang bekerja. Teknologi plug-in hybrid milik BMW i8 adalah yang pertama kali diterapkan oleh BMW ke dalam sportscar. Tenaga motor listrik digabungkan dengan mesin bensin 3-silinder berkapasitas 1.5 liter turbo.

Ini yang membuat penasaran, mesin tiga silinder dengan kapasitas kecil tapi menggunakan turbo, ditambah dengan tenaga motor listrik. Mesin konvensional ini menggerakkan roda belakang dengan total tenaga mencapai 231 hp dan torsi 230 Nm. Sementara motor listriknya menggerakkan roda depan dengan tenaga maksimum 131 hp dan torsi 250 Nm. Jika digabungkan i8 sanggup melontarkan tenaga sebesar 362 hp dan torsi 570 Nm.

Mode berkendara saat pertama mobil dinyalakan akan otomatis berada di mode Comfort, di mana mobil akan menggunakan tenaga listrik atau mesin bensin sesuai dengan kebutuhan pengemudi atau sesuai dengan kapasitas baterai. Menurut BMW, baterai i8 dapat menempuh jarak hingga 37 km dan bisa mencapai kecepatan maksimal 120 kpj hanya dengan tenaga listrik.

Untuk menghantarkan daya dari motor listrik ke roda depan tersedia transmisi otomatis 2 percepatan, sedangkan mesin bensinnya ditransfer ke roda belakang melalui transmisi otomatis 6-speed. Saat kami mengujinya hingga 100 kpj terbukti mobil melesat tanpa ada suara, hening hanya sedikit sayup-sayup terdengar suara motor listriknya.

Hasrat pun tergugah untuk menguji akselerasi sportscar ramah lingkungan ini. Sayangnya ketika uji akselerasi ternyata mesin bensin secara otomatis menyala ketika pedal akslerator ditekan penuh. Hasilnya sebanyak 362 tenaga kuda pun melesat hingga 100 kpj dalam waktu 4,6 detik. Lumayan, hanya selisih 0,2 detik dari klaim BMW. Mungkin jika menggunakan launch control hasil sesuai klaim ini bisa tercapai. Namun launch control akan bisa maksimal jika mesin bensin sudah mencapai suhu panas yang ideal terlebih dahulu.

Saat menggunakan mode Sport, mesin bensin 3-silinder ini mengeluarkan suara yang relatif lembut. Untuk sebuah mesin 1.500 cc mungkin cukup berkarisma, tapi untuk ukuran mobil sport dengan tenaga 350 hp lebih, suaranya kurang menggugah adrenalin. Padahal menurut BMW, suara yang dihasilkan sudah menggunakan teknologi artifisial dan direkayasa agar mirip dengan mobil sport dengan mesin V8. BMW sadar bahwa suara knalpot adalah elemen penting bagi sebuah sportscar. Meskipun sedikit ada gemuruh dari knalpot namun tetap saja masih lebih merdu suara yang dihasilkan oleh BMW M. Tampaknya absennya suara knalpot menggelegar ala sportscar itulah yang harus Anda relakan untuk ditukar dengan teknologi canggih hybrid.

Namun selain itu, kami menyukai pengendalian i8 yang tajam dan lincah saat diajak bermanuver seperti mobil sport BMW lainnya. Bobot lingkar kemudinya terasa pas, dan memiliki harmonisasi dengan ban saat harus merespon dengan putaran tangan Anda. Mobil ini cukup nyaman bagi sebuah sportscar dan bisa melaju di kecepatan rendah dengan tenang.

Begitu juga dengan posisi duduk sempurna, asal Anda memilik postur tubuh yang ideal, karena agak sulit bagi Anda yang berpostur besar untuk akses keluar masuk kabin. Bangku belakangnya pun lebih baik Anda gunakan untuk menyimpan barang atau hanya untuk anak kecil.

BMW i8 ini merupakan salah satu masa depan dari sportscar. Kencang, pengendalian tajam namun tetap ramah lingkungan dan efisien terhadap bahan bakar. Satu hal yang harus Anda cemaskan adalah ground clearance rendah plus overhang panjang membuat harus ekstra waspada saat mengendarainya di permukaan jalan yang beragam. Selebihnya silahkan nikmati kecanggihan teknologinya dan juga kesunyian motor listriknya.

Spesifikasi BMW i8

  • Harga Rp 3,499 miliar (OFR)
  • Mesin Bensin 1.499 cc, 3-silinder turbo, motor listrik (96kW)
  • Tenaga 362 hp
  • Torsi 320 Nm (mesin), 250 Nm (motor listrik)
  • Transmisi otomatis 2-speed (FWD), otomatis 6-speed (RWD)
  • Akselerasi 0-100 kpj 4,6 detik
  • Dimensi 4.689×1.921×1.297 mm Wheelbase 2.800 mm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here