Review Toyota Agya 2013

mobilxmotor
June 18, 2013 - 9:32 am

MOBILXMOTOR.com – Toyota Agya pertama kali diperkenalkan pada gelaran Indonesia Motor Show (IIMS) 2012 silam dan sempat menghebohkan dunia otomotif Indonesia. bersama kembarannya Daihatsu Ayla, mobil kecil ini hadir sebagai produk pertama mobil murah ramah lingkungan LCGC di Indonesia.

Toyota Agya menjadi jawaban PT Toyota Astra Motor (TAM) terhadap program mobil murah ramah lingkungan, low cost green car (LCGC) yang dicanangkan oleh pemerintah. Sejatinya, melalui program LCGC tersebut diharapkan hadir mobil-mobil produksi lokal dengan arga yang kompetitif dan menawarkan efisiensi bahan bakar yang tinggi. Sayangnya, sejak diperkenalkan pada tahun lalu, regulasi LCGC masih belum mencapai final hingga saat ini. Kondisi ini menyebabkan nasib Agya dan Ayla menjadi tidak menentu walaupun sudah banyak pemesanan terhadap mobil murah ini.

Sebelumnya santer terdengar kabar rentang harga mobil murah Toyota Agya yang berada pada kisaran Rp 80 – 110 juta jika masuk dalam program LCGC. Toyota Agya di Indonesia hadir dalam tiga pilihan varian, mulai dari Agya E, G dan Toyota Agya TRD-S. Seluruh varian Agya dilengkapi dengan mesin baru seri 1 KR 3-silinder berkapasitas 1,0-liter dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan/

Membedakan kelas tiap varian, Agya G dan TRD-S dilengkapi dengan aksen krom pada bagian grill depan dan side body moulding. Lalu juga terdapat pada spoiler belakang, foglamp dan pelek roda alloy 14 inci yang menegaskan aura sporti. Walaupun mobil ini memiliki dimensi yang kompak, ternyata bagian interior kabin dalam Agya masih terasa cukup lapang untuk ukuran mobil kecil. Tersedia ruang gerak optimal bagi pengemudi dan penumpang yang duduk di depan maupun belakang. Visibilitas segala arah juga lumayan bagus dengan kaca lebar dan besar.

Untuk memaksimalkan ruang kabin, sang desainer Toyota Agya memanfaatkan panel interior yang memiliki lekukan ke arah dalam. Cara ini diterapkan pada panel pelapis pintu, desain dashboard, dan penutup sandaran kursi depan. Hal tersebut cukup efektif untuk menciptakan kesan kabin yang lapang pada sebuah city car.